Beberapa Hal Yang Harus Anda Perhatikan Ketika Sedang Mengembangkan Ide Anda

Beberapa Hal Yang Harus Anda Perhatikan Ketika Sedang Mengembangkan Ide Anda

Beberapa Hal Yang Harus Anda Perhatikan Ketika Sedang Mengembangkan Ide Anda

Berita Terbaru Ekonomi dan Bisnis – Membuat atau menemukan ide baru memang menjadi hal yang sulit. Tidak sedikit dari kita yang sudah menemukan ide tapi tidak tahu cara mengembangkannya. Pada akhirnnya, usaha dijalani menjadi macet. Co-Founder Partner Innovesia Danny Kosasih menjelaskan terdapat satu cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan ide briliannya supaya bisa jadi usaha yang menjanjikan. “Metode yang bisa dilakukan itu adalah metode SCAMPER. Dengan metode ini kemungkinan besar para pebisnis atau masyarakat lain yang ingin mengembangkan ide-ide briliannya bisa merasa terbantu, karena tak sedikit orang yang sering merasa kesulitan mengembangkan idenya,” ujarnya dalam bincang-bincang Develop Your Idea yang disiarkan Innovesia secara virtual, Rabu (10/6/2020).

Beberapa Hal Yang Harus Anda Perhatikan Ketika Sedang Mengembangkan Ide Anda

SCAMPER adalah nama sistem ini, dijelaskan Danny, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian lebih. Pertama yaitu “S” untuk Subtitute yakni melihat bagaimana langkah mengganti satu sisi dengan bahan lain atau unit lain. “Contohnya, dulu masker itu susah sekali didapatkan masyarakat dan kalau pun ada pasti harganya mahal. Makanya dicoba untuk berpikir, bagaimana caranya memanfaatkan benda lain yang fungsinya bisa seperti masker yang bisa digunakan untuk tetap bernafas, sehingga terciptalah masker kain,” katanya. Kedua adalah “C” untuk Combine yaitu mencari beberapa item dengan fungsi yang berbeda namun bisa digabungkan untuk menciptakan solusi.

Tidak bisa dipungkiri para vlogger saat ini banyak sekali yang memakai tongsis, monopod dan lampu LED yang semuanya disatukan sehingga dapat dipakai untuk menghasilkan cahaya yang bagus ketika sedang berada di depan kamera, dengan begitu para penonton vlog tersebut merasa tertarik untuk menontonnya. Ketiga, lanjut dia, yaitu “A” untuk Adapt, yang dimana proses, produk atau suatu service bisa diadaptasi untuk menciptakan sebuah nilai baru.

Yang ke4 adalah “M” untuk Modify, yaitu mengamati lebih dalam ke proses dari produk untuk memperkuat manfaat sebuah produk dan service. dia mencontohkan seperti desainer terkenal yaitu Anna Avantie yang pada umumnnya merancang baju pengantin kini di tengah pandemi mencoba mendesain dan membuat Alat Perlindungan Diri (APD). Kelima, “P” untuk put to other use yaitu process atau produk yang ada digunakan untuk fungsi yang berbeda. Keenam, “E” untuk Eliminate yaitu apakah ada item atau satu element yang bisa dihilangkan untuk memperkuat nilai dari produk dan jasa yang diberikan. “Lalu yang terakhir itu ada “R” untuk reverse, dimana kita diajak berpikir untuk mengubah pengaturan sebuah item untuk membuat sebuah inovasi yang baru dan memberikan nilai tambah,” katanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *