Penjelasan Lengkap Mengenai Kebersihan Disinfeksi dan Sanitasi

Penjelasan Lengkap Mengenai Kebersihan Disinfeksi dan Sanitasi

Penjelasan Lengkap Mengenai Kebersihan Disinfeksi dan Sanitasi

GreenClean.id – Ada banyak cara untuk membersihkan rumah atau permukaan apapun di dalam rumah. Kata “bersih” sendiri sangat umum. Nah disini kami akan menjelaskan mengenai apa itu bersih bersih sanitasi dan desinfeksi. Yang dimana ketiganya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan? Apa perbedaan Pembersihan, Disinfeksi, dan Sanitasi agar Bebas dari Virus Corona? Ternyata tidak semua aktivitas bersih-bersih itu sama. Beberapa metode yang digunakan memerlukan tindakan khusus dan tidak dapat dinegosiasikan, terutama metode sanitasi dan desinfeksi.

Penjelasan Lengkap Mengenai Kebersihan Disinfeksi dan Sanitasi

Ada perbedaan besar antara pembersihan, desinfektan, dan sanitasi terutama untuk permukaan dan barang yang sering disentuh. Kami akan mengikuti standar dari WHO untuk menjelaskan perbedaan ketiganya, terutama membersihkan benda dari mikrobakteri atau virus. Karena banyak istilah yang mungkin membingungkan, jangan sampai Anda salah membersihkan rumah dari Coronavirus!

Definisi Bersih Bersih

Pembersihan adalah proses membersihkan debu, lumpur, kotoran, dan merapikan ruangan. Membersihkan permukaan dengan air dan sabun atau deterjen dapat menghilangkan minyak, lumpur, atau kuman. Kotoran dan kuman dapat dibersihkan dengan metode pembersihan karena melibatkan bahan kimia, teknik pencucian yang kuat yaitu scrubbing, dan suhu air panas. Membersihkan tidak akan membunuh bakteri dan kuman, tetapi akan mengurangi jumlahnya. Membersihkan permukaan dengan deterjen dan air panas merupakan salah satu cara menyiapkan permukaan sebelum disinfeksi. Tahap ini dapat mengurangi risiko penularan mikroba.

Definisi Disinfeksi

Metode desinfeksi lebih bertujuan untuk membunuh kuman, virus, dan jamur di permukaan benda. Disinfeksi idealnya akan memakai bahan kimia khusus yang bisa membunuh organisme tersebut. Beberapa disinfektan yang dapat Anda temukan di toko termasuk alkohol isopropil 70%, hidrogen peroksida, Lysol, Wipol, dan pemutih pakaian. Bahan-bahan ini dapat membersihkan patogen dan membunuh organisme. Disinfektan tidak dapat membersihkan permukaan dari debu atau noda. Jadi, agar lebih efektif dalam membersihkan barang-barang Anda, bersihkan dulu permukaannya menggunakan air dan detergen, kemudian lanjutkan menggunakan desinfektan untuk desinfeksi.

Definisi Sanitasi

Menurut standar kesehatan, sanitasi merupakan salah satu cara untuk membersihkan permukaan benda dari kuman. Tidak seperti disinfeksi, sanitasi hanya mengurangi pertumbuhan kuman, virus, dan jamur. Sanitasi penting untuk kebersihan sehari-hari terutama saat menyiapkan makanan, sehingga permukaan yang bersentuhan dengan makanan harus bersih. Pasalnya, kuman dan jamur bisa membuat manusia keracunan makanan. Sanitasi tidak membutuhkan bahan kimia, air panas yang cukup 78-80 derajat Celcius dipercaya mampu mereduksi bakteri. Saat melakukan sanitasi Anda hanya akan mengurangi jumlah bakteri sebesar 99,9%, tetapi tidak membunuh virus dan jamur. Sanitasi lebih baik dari sekedar membersihkan. Jika ingin mengurangi jumlah patogen yang ada di permukaan suatu benda, ada baiknya dilakukan desinfeksi.

Waktu Yang Tepat Melakukan Disinfektan

Anda harus mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh seperti gagang pintu, sakelar lampu, dan keran kamar mandi. Akan lebih efektif jika Anda mengikuti petunjuk tentang cara menggunakan disinfektan. Biarkan permukaan basah selama beberapa menit saat terkena disinfektan, karena ini cara yang efektif untuk membunuh virus dan kuman. Jangan lupa untuk membersihkan kotoran dari permukaan terlebih dahulu. Pasalnya, jika permukaan masih kotor maka disinfektan tidak dapat bekerja secara maksimal.

Cara Membuat Disinfektan

Pemutih seperti Bayclin juga bisa digunakan sebagai desinfektan. Ini adalah metode yang telah direkomendasikan oleh CDC atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat. Sebelum membuatnya, Anda harus ingat bahwa pemutih harus disimpan dengan benar. Pemutih hanya bertahan 1 tahun setelah masa produksi dan sebaiknya disimpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung atau pada suhu ruangan di bawah 25 derajat Celcius. Bahan yang Anda butuhkan hanya Bayclin dan air. Bayclin mengandung 5% Sodium Hypochlorite Active sehingga perbandingan campurannya adalah 6 mL Bayclin dengan 240 mL air biasa. Campur dan masukkan ke dalam semprotan, lalu gunakan untuk membersihkan permukaan benda. Saat mendisinfeksi, kenakan sarung tangan karet tebal untuk mengantisipasi sifat pemutih pada telapak tangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *